Tampilkan postingan dengan label Info Trenggalek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Trenggalek. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Agustus 2019

Jadwal Kegiatan PHBN Kabupaten Trenggalek Tahun 2019

PHBN Trenggalek 2019 - Bulan Agustus adalah bulan di mana ditetapkan sebagai bulan kemerdekaan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, tepatnya tanggal 17 Agustus. Seluruh rakyat Indonesia saya rasa sudah paham dengan hal ini. Jadi tidak perlu saya jelaskan lagi apa keistimewaan bulan Agustus.

Sebagaimana biasanya, disetiap bulan Agustus Kabupaten Trenggalek  selalu membuat perayaan besar yang dikemas dalam kegiatan PHBN. PHBN singkatan dari Peringatan Hari Besar Nasional. Dan saya rasa setiap orang tahu apa itu PHBN, jadi tidak perlu saya jelaskan lagi apa keistimewaan PHBN.

Yang spesial dari bulan Agustus bagi Kabupaten Trenggalek adalah karena bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Trenggalek, sehingga ketika menggelar perayaan PHBN selalu berbarengan dengan perayaan hari jadi Trenggalek. Saya rasa semua orang Trenggalek paham terkait hari jadi Trenggalek, jadi tidak perlu saya jelaskan apa keutamaan hari jadi Trenggalek.

Apa kalian sudah merasa anyel dengan tulisan saya? Ok tapi tidak perlu ngegas ya.

Berkaitan dengan judul dari artikel ini adalah tentang jadwal kegiatan PHBN dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek Tahun 2019, maka dengan ini berikan kepada anda semua jadwal yang dimaksud, tidak perlu download karena anda langsung bisa menyaksikan di blog ini. Cekidot.


Jika tampilan di atas tidak terlihat karena layar handphone anda terlalu kecil, silakan download saja file pdfnya berikut. Download PHBN Trenggalek 2019

Kamis, 25 Juli 2019

Ikut Festival Paralayang Nasional 2019 di Trenggalek, Yuk!


Mastrigus.com - Komunitas Bukit Tunggangan kembali punya gawe akbar lo, Gaes, pasalnya setelah sukses menghelat festival paralayang di tahun 2018, kini di tahun 2019 acara tersebut kembali di gelar. Tidak tanggung-tanggung, jika dulu Festival Paralayang 2018 digelar hanya untuk wilayah Jawa Timur, sekarang mereka melebarkan frequensi jangkauan hingga tingkat nasional. Sepertinya mereka mulai ketagihan ya.

Oh ya, apa kamu sudah tahu apa itu paralayang? Jika belum akan saya jelaskan apa itu artinya. Paralayang diambil dari kata para dan layang. Para berarti kata penyerta yang menyatakan, pengacuan ke kelompok, sedangkan layang adalah cabang olahraga yang menggunakan pesawat layang atau pesawat glider, yang pada waktu terbang mula-mula ditarik oleh pesawat terbang.

Jadi paralayang adalah salah satu cabang olahraga berbasis minat (ditujukan untuk kelompok tertentu) yang menggunakan alat tertentu untuk tujuan terbang. Secara jelas paralayang dimaknai sebagai jenis olahraga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain yang lepas landas dengan kaki untuk tujuan rekreasi atau kompetisi. Induk organisasinya adalah PLGI, sedangkan PLGI sendiri di bawah naungan FASI.

Sebenarnya jika kita mencari pengertian paralayang di kamus KBBI Online, tidak ada makna spesifik yang bisa dijadikan referensi pasti apa arti dari paralayang ini. Namun selama pengertiannya dapat dimengerti, itu sudah cukup.


Kapan Festival Paralayang Nasional di Bukit Tunggangan di Gelar?

Menurut informasi yang saya dapatkan langsung dari ketua panitianya (Gus Azmi'), acara ini digelar pada hari Jum'at s/d Minggu, tanggal 23-25 Agustus 2019. Menyoal bagaimana mekanisme, bisa anda cari tahu di situs yang telah mereka sediakan. Akses di sini: tungganganaerosport.com.

Menurut panitia penyelenggara, acara ini ditujukan bagi yang sudah profesional dengan kategori KTM senior dan KTM junior untuk laki-laki dan perempuan.

Yuks Gaes, datang dan ramaikan acara ini, siapa tahu kalian dapat jodoh.

Minggu, 16 Juni 2019

Inilah Daftar Akun Media Sosial Pemkab Trenggalek

Daftar Akun Medsos Pemkab Trenggalek - Bagi jamaah dunia maya, baik yang berada di Instagram, Facebook atau Twitter sekarang sudah dapat menyampaikan curhat, keluhan, protes, kritik (tanpa membangun) kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek secara langsung, sesuai dengan jenis dan model keluhan.

Misalnya jika kamu ingin mengeluh tentang kondisi perikanan, kamu bisa menyampaikan langsung kepada Dinas Perikanan Trenggalek, secara langsung tanpa administrasi berbelit dan tanpa protokoler. Atau jika kamu ingin bertanya tentang bagaimana cara mengurus izin usaha usaha, bisa langsung bertanya kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Trenggalek. Dan berlaku untuk jenis keluhan dan laporan yang lain.

Fasilitas yang disediakan oleh Pemkab Trenggalek yang diinisiasi oleh Mas Ipin (Bupati Trenggalek) ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu manfaat terbesar adalah kita tidak perlu susah-susah untuk sekedar menyampaikan keluhan, yang selama ini memang susah menyampaikan narasi kepada pemerintah. Maka bagi saya pribadi, fasilitas ini patut untuk digunakan dengan sebaik-baiknya.

Daftar akun media sosial Pemerintah Kabupaten Trenggalek meliputi tiga jenis akun media sosial, yaitu Instagram, Facebook, dan Twitter, yang memiliki akun tersebut adalah jajaran OPD (Organisasi Pemerintah Daerah), baik di lingkup kabupaten maupun kecamatan. Bahkan saat ini desa-desa di Trenggalek juga ikut membuat aku media sosial.

Tanpa panjang lebar, saya tautkan informasi mengenai akun medsos OPD Trenggalek di halaman blog ini. Tautan ini saya ambil dari akun IG @bupatinggalek yang merupakan akun resmi milik Bupati Trenggalek.


Bagaimana Cara Menyampaikan laporan?

Oke, yang perlu kita pahami dahulu adalah, tidak ada tutorial yang disediakan oleh Pemkab Trenggalek untuk menyampaikan laporan. Jika di sini ada, berarti adalah merupakan buatan saya sendiri. Prinsip dasar yang saya pakai adalah, bahwa ketika pemerintah membuka ruang akses informasi media sosial yang memiliki fasilitas komentar dan like, itu berarti otomatis memberikan hak kepada kita untuk bisa menulis dan menyampaikan pokok pikiran guna disampaikan kepada dinas terkait.

Lantas supaya pemerintah mengerti kondisi yang masyarakat alami melalui narasi yang dibuat oleh masyarakat sendiri, maka laporan itu harus disampaikan secara langsung. Meskipun ini bukan satu-satunya saluran untuk melakukan itu. Namun di sisi lain laporan melalui media sosial ini jauh lebih mudah untuk digunakan.

Yang perlu anda lakukan adalah, mengetahui dan menyadari kondisi yang terjadi, baik yang anda alami langsung maupun yang dialami oleh orang lain, lalu menyampaikan secara langsung kepada pemerintah melalui media sosial.

Supaya lebih mengena, pesan tersebut harus disampaikan secara langsung di akun dinas terkait, seperti contoh yang telah saya cantumkan di paragraf atas. Saya rasa admin dari media sosial pemerintah tersebut akan menyampaikan kepada masing-masing pimpinan guna ditindaklanjuti. Tentu saja menimbang dari seberapa penting pesan yang telah disampaikan.

Pertama anda harus memiliki akun media sosial, saya anda untuk merekomendasikan memiliki akun IG (instagram) karena untuk sekedar aktif-aktifan, pemkab paling banyak mengupdate hasil narsisnya melalui IG. Di sanalah para admin medsos berselancar. Nah, selanjutnya anda tinggal menyampaikan uneg-uneg anda melalui akun dinas terkait.

Cuma begitu saja sudah, sangat mudah bukan? Oh ya, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan, seperti: mengirim pesan melalui DM (pesan per to per antar akun) yang cenderung hanya diketahui oleh antara kamu dan admin, melalui kolom komentar (diketahui oleh banyak orang) atau hanya sekedar menandai akun dinas tersebut (@namaakun).

Lalu pertanyaan selanjutnya, apakah pesan yang kamu sampaikan bakal diperhatikan? Coba aja sendiri ya 

Sabtu, 11 Agustus 2018

Jadwal Festival Trenggalek 2018

Festival Trenggalek - Hampir setiap tahun, Trenggalek memiliki gelaran festival yang siap membuat para pengunjung senang. Di Bulan Agustus dan Desember ada banyak sekali kegiatan yang diselenggarakan, dilaksanakan oleh disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek.

Berkunjung ke Trenggalek di bulan-bulan tersebut, adalah pilihan yang tepat. Karena ada bermacam-macam hal yang bisa kita saksikan. Tidak hanya keindahan wisata alamnya, namun juga festivalnya.

Silakan lihat Jadwal Festival Kemerdekaan Trenggalek Tahun 2018 di bawah ini:



Selamat menyaksikan.

Senin, 28 Mei 2018

Tulisan Mas Trigus di Nggalek.co

Percaya nggak, Geis, bahwa menjaga konsistensi itu sangat berat, apalagi konsisten dalam membuat produk tulisan (karya tulis), tidak menutup kemungkinan bahwa suatu ketika, orang-orang yang berjibaku dalam tulis-menulis, akan bertemu dengan satu masa, yang menyebabkan ia tak mampu membuat tulisan. Itulah yang disebut dengan Writer's Block.

BACA JUGA: Malas Menulis? Bisa Jadi Ada Virus Writer's block, Ini Dia Cara Mengatasinya!
Saya pernah mengalaminya, dan itu merupakan masa buruk bagi setiap penulis. Karena akibatnya sangat fatal, bahkan bisa berhenti menulis selamanya. Untungnya, saya masih bisa bangkit dari keterpurukan itu.

Belajar Menulis Autodidak Dari Blog

Saya belajar menulis secara autodidak. Jangan tanya bagaimana susahnya menulis saat pertama kali. Karena sudah barang tentu sangat sulit. Sulit dalam menyusun kata, sulit dalam memilih suku kata, sulit untuk memulai menulis dari mana dan bagaimana cara mengakhirinya, dll.

Namun sulit itu bukan kata absolut yang membuat kita tak mampu  menguraikannya hingga menjadi mudah, sulit itu hanya karena tidak terbiasa bisa. Maka saya mencoba menulis setiap hari di blog yang saat ini sedang anda lihat.

Menulis setiap hari dan menulis apapun yang saya ketahui, tentu dengan satu syarat yang telah saya tentukan sendiri, yaitu tulisan saya setidaknya harus bermanfaat bagi orang lain. Dahulu saya menulis tanpa membatasi diri, artinya, jika saya mau, sehari dapat menulis hingga 10 tulisan.

Namun, perlu anda ketahui, bahwa tulisan yang saya buat sedikitpun tidak mengandung unsur-unsur jurnalistik, bahkan tidak menunjukkan karya sastra. Karena memang, tulisan yang saya buat bertujuan untuk mendatangkan visitor semata. Visitor yang membutuhkan tutorial tertentu di blog ini.

Maka, selanjutnya, pertemuan saya dengan seseorang (Misbahus Surur: Editor nggalek.co) mengubah cara pandang saya tentang tulis-menulis. Ini berpengaruh pada model-model tulisan yang saya produksi selanjutnya.

Menulis di Nggalek.co Setiap Bulan

Nggalek.co merupakan media online lokal Trenggalek yang salah satu pendirinya adalah saya sendiri. Cerita itu pernah saya tulis dalam artikel ini Sepuluh Cangkir Kopi Hitam Untuk Trenggalek.

Nyatanya setelah berjibaku selam 2 tahun lebuh di portal lokal tersebut, saya benar-benar terhipnotis untuk membuat produk tulisan yang lebih serius. Setidaknya tulisan-tulisan ini dapat dicetak menjadi sebuah buku. Dan benar, saya sudah memiliki buku cetak meski sebenarnya buku tersebut lebih layak disebut sebagai kumpulan tulisan dari para penulis di nggalek.co.

BELILAH BUKU SAYA: Buku Menunggu Kepunahan Desa-desa
Rekor yang saya dapatkan di nggalek.co adalah menjadi penulis yang belum pernah absen barang sebulan pun. Tentu ini capaian yang membuat saya bangga. Karena tanpa saya sadari secara perlahan-lahan, menulis di blog ternyata membawa manfaat yang besar bagi kehidupan saya.

So, kalau kita bisa membuat suatu hal menjadi konsisten, kenapa harus mengurungkan atau menundanya sehingga menjadi tidak berarti.

Oh ya, Geis. Tulisan-tulisan saya di nggalek.co bisa diakses melalui link ini: Karya Tulis Trigus D. Susilo

Jumat, 20 April 2018

Sinau Bareng Cak Nun di Trenggalek

Dulur-dulur se-semesta, Cak Nun InsyaAlloh akan hadir di Trenggalek pada hari kamis tanggal 26 April 2018. Mari kita merapat untuk belajar bersama, mengambil pelajaran hidup guna menjalani kehidupan yang lebih dewasa.

Cak Nun pernah dawuh "Apa yang kita alami di Maiyah bukan pemahaman untuk bersikap luas, melainkan pembiasaan untuk bersikap luas". Menurut saya ini adalah pelajaran penting untuk membiasakan diri bersikap dewasa, berpikir panjang dan tidak mudah mengambil kesimpulan.

Ya, meski masih satu kali saya hadir dalam acara Cak Nun di Trenggalek pada tahun 2014 silam, namun untuk bisa mengakses ujaran-ujaran kebaikan Cak Nun selama ini, sangatlah mudah. Saya bisa melihatnya melalui youtube.


Cak Nun adalah guru bangsa, kemerdekaan hidup melekat pada dirinya, sehingga apa yang ia ucapkan selalu memiliki ruh kebaikan yang bisa dijadikan pelajaran hidup.

Maka dari itu, kehadirannya di Trenggalek, yang sengaja di undang oleh Dewan Kesenian Trenggalek tanggal 26 April nanti, tidak boleh di abaikan begitu saja. Mari dulur, bagi yang memiliki waktu senggang, kita ramaikan majelis ilmu ini.

Ingat, acara di mulai  Pukul 19.00 WIB - selesai di alun-alun Trenggalek, dengan mengusung tema "Menempatkan Kebudayaan Sebagai Pilar Kebangsaan".

Kami menunggumu Cak Nun...

Minggu, 04 Maret 2018

Ringkasan APBD Kabupaten Trenggalek Tahun 2018

Geis, Sudah tahu berapa pendapatan Kabupaten Trenggalek di Tahun 2018? Sudah tahu buat belanja apa saja duitnya? Jika belum tahu dan ingin mencari tahu, berarti kamu sudah masuk ke blog yang benar.

APBD Trenggalek 2018

Berikut ini adalah ringkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Trenggalek Tahun 2018.

Di Tahun 2018, Pendapatan Kabupaten Trenggalek sebesar 1.759.995.116.000, terdiri atas PAD (pendapatan asli daerah) sebesar 199.000.000.000, Dana Perimbangan sebesar 1.270.019.510.000 dan Lain-lain Pendapatan yang sah sebesar 290.975.606.000.

Sedangkan untuk kebutuhan Belanja, Kabupaten Trenggalek mengalokasikan anggaran belanja sebesar 1.784.697.931.000. Terdiri atas Belanja langsung sebesar 714.372.555.950 dan Belanja Tidak Langsung sebesar 1.070.325.375.050.

Jika di hitung, alokasi uang yang dibelanjakan daerah ternyata lebih besar jika dibandingkan dengan pendapatannya. Tahun ini, Kabupaten Trenggalek mengalami defisit anggaran sebesar 24.702.815.000.

Belanja Langsung VS Belanja Tidak Langsung

Dari 100% total anggaran yang akan dibelanjakan, 40,03% anggaran untuk belanja langsung, dan 59,97% untuk belanja tidak langsung.

Jika dilihat dari fungsinya, belanja langsung dibedakan menjadi dua, yaitu untuk belanja tetap SKPD sebesar 77.099.174.575 dan belanja langsung urusan/program senilai 637.273.381.375.

Untuk Belanja Tidak Langsung dibagi berdasarkan 6 fungsi, yaitu untuk belanja pegawai Pemerintah Kabupaten  dan DPR senilai 784.479.848.350, belanja bagi hasil senilai 6.686.486.600. Untuk kedua jenis belanja tidak langsung ini disebut dengan belanja Fixed Cost yang berarti, belanja yang dipakai untuk menggaji para pegawai Pemda dan juga untuk DPRD Trenggalek.

Selanjutnya, dari alokasi anggaran belanja tidak langsung di gunakan untuk belanja hibah senilai 27.522.040.000, belanja bantuan sosial senilai 10.284.200.000, belanja bantuan keuangan senilai 231.352.800.100 dan untuk belanja tidak terduga sebesar 10.000.000.000. Jenis belanja ini biasa disebut dengan belanja untuk program dan kegiatan Non SKPD.

Untuk lebih mudah memahaminya, silakan lihat gambar di bawah ini:


Semoga bermanfaat ya, Geis.

Kamis, 31 Agustus 2017

Selamat Ulang Tahun Kabupaten Trenggalek Ke-823

Kabupaten Trenggalek dibulan agustus ini telah mencapai usia 823, usia yang lebih tua dari usia Negara Indonesia sendiri yang masih berusia 47 tahun. Ini sesungguhnya membuktikan jika desa-desa dan kabupaten lebih dahulu ada keberadaannya ketimbang keberadaan sebuah negara.

Hari ini tanggal 31 Agustus 2017, Kabupaten Trenggalek melakukan kirab budaya. Sebuah tradisi turun temurun yang masih dipertahankan oleh pemerintah Trenggalek. Kirab ini biasanya dirupakan dengan pawai yang diikuti oleh bupati dan bawahannya.

Kendati telah berusia 823, namun Trenggalek masih gini-gini aja lo guys, tetap tidak banyak dikenal oleh masyarakat luat Trenggalek dan tetap sepi. Sepi ini bukan berarti tiada aktivitas apapun loh, Trenggalek sangat beda dengan kota-kota besar yang ramainya hanya karena perihal kendaraan bermotor.

Meski Trenggalek sepi namun banyak sekali hasil kreativitas masyarakat, yang mungkin tidak banyak dikenal orang. Orang-orang Trenggalek itu Sepi ing jumlah rame ing gawe (sedikit dalam jumlah, ramai dalam pekerjaan).

Kabupaten kecil yang hampir selalu mendapatkan penghargaan adipura disetiap evennya itu ya Trenggalek. Adipura merupakan penghargaan bergengsi untuk kategori kebersihan. So, kalau setiap kali kabupaten ini mendapatkan penghargaan adipura, bisa diyakini jika Kabupaten Trenggalek memang bersih.

Nah, semenjak saya terlahir di Trenggalek ini, membuat saya menjadi tidak betah ketika hidup di luar Trenggalek. Misalnya waktu dulu masih merantau di pulau borneo sana, aseli selama 4 tahun yang saya pikirkan hanya bagaimana saya bisa kembali lagi ke Trenggalek.

Kata teman-teman, hidup di Trenggalek ini kurang apa? Banyak sekali kenikmatan yang bisa di raih di Trenggalek. Kalau mau berlibur ke tempat asyik, Trenggalek jagonya tempat wisata. Kalau pengen makanan enak, kuliner Trenggalek sudah memuaskan. Mau lihat-lihat artis, Trenggalek sudah punya artis. Tinggal ke pendopo sudah ketemu sama artis. Emang siapa artisnya? itu Bupati dan istrinya, sampai serta Bupati dan istrinya, mereka semua artis.

Trenggalek paling cocok untuk orang yang mecari kedamaian hidup, tapi memang tidak cocok untuk menjalani hidup hedonis. Ini dibuktikan oelh orang-orangnya sendiri. Banyak orang Trenggalek ketika masih muda dan memiliki tenaga banyak. lebih memilih untuk meninggalkan Trenggalek. Tapi jika mereka sudah mendekati usia uzur, pada akhirnya kembali lagi ke Trenggalek. Kamu tahu mengapa? Itu karena mereka sudah mulai memikirkan hidup tenang dan damai. maka jangan heran kalau suatu ketika mendegar kabar kalau Trenggalek ini kota pensiunan.

Saya sendiri merasa beruntung bisa hidup di Trenggalek, andaikata tidak di sini, saya bisa menjalani hidup dengan nyaman di mana?

Kenyamanan hidup di Trenggalek sangat terasa pas waktu tidak punya uang, hahaha. Itu menurutku. Namun saya bisa menjalani kehidupan dengan nyaman. Setiap hari bertemu anak istri, setiap hari bisa ngopi, setiap hari bisa ngudut, setiap hari bahagia.

So, Selamat ulang tahun Trenggalekku, terimakasih sudah menerima jasad dan ruh ku di sini. Semoga ke depan engkau tetap begini-begini saja, Tidak banyak ditinggali selain orang-orang yang lahir dari rahimmu. Selalu sepi kendaraan dan sealu ramai dalam karya. Selamat hari jadi Trenggalek ke 823.

Senin, 31 Juli 2017

Jadwal PPHBN Trenggalek Tahun 2017

Peringatan ulang tahun kemerdekaan Indonesia sebentar lagi di gelar, uforia kegembiraan terrjadi hampir di seluruh Indonesia. Tidak berbeda dengan daerah lainnya, Kabupaten Trenggalek juga memiliki sederet agenda peringatan hari besar sejak juli sampai akhir agustus nanti.

Nah, berikut informasi yang telah saya dapatkan dari grup whatsapp mengenai jadwal acara yang diselenggarakan Kabupaten Trenggalek untuk memperingati kemerdekaan Indonesia. Silakan datang ke Trenggalek untuk menyaksikan festival di Trenggalek. Kamu dijamin tidak kesepian.

Acara PPHBN 2017

Alun-alun Trenggalek,  Kamis-Minggu,  20-23 Juli 2017, pk. 07.30

Lomba Bola volley (pa/pi) tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA

SMAN 1 Trenggalek,  Senin-Rabu,  24-26 Juli 2017, pk.07.30 lomba bola basket (pa/pi) tingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MA

Gedung PGRI,  Kamis-Sabtu, 27-29 Juli 2017, pk. 07.30 lomba catur (pa/pi) tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, UMUM

Stadion Menak sopal, Senin-Rabu,  30 Juli-1 Agustus 2017, pk. 07.30 lomba atletik (pa/pi) lari, tolak peluru, lompat jauh tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA

BLK,  Senin, 31 Juli 2017, pk. 10.00 paskibraka masuk karantina

Pendopo,  Selasa, 1 Agustus 2017, pk. 07.30 pembukaan latihan paskibraka

Lapangan tenis pemkab,  Rabu-Jumat,  2-4 Agustus 2017, pk. 07.30 pertandingan tennis lapangan umum

Pendopo, Kamis, 3 Agustus 2017, pk. 07.30 lomba baca puisi tingkat TK/RA/Paud

Pendopo,  Sabtu, 5 Agustus 2017, pk. 07.30 lomba baca puisi tingkat SD/MI, SMP/MTs

Lapangan sumbergedong,  Sabtu-Senin, 5-7 Agustus 2017, pk. 07.30 pertandingan sepakbola tingkat SD/MI

Pendopo, Minggu,  6 Agustus 2017, pk. 07.30 Pentas seni sekolah tingkat TK/RA/Paud

Pendopo sekitarnya, Minggu,  6 Agustus 2017, pk. 07.30 lomba mewarnai tingkat Paud

Pendopo,  Senin, 7 Agustus 2017, pk. 07.30 lomba geguritan tingkat SD/MI

Pendopo sekitarnya,  Senin, 7 Agustus 2017, pk. 07.30 lomba melukis tingkat SD/MI,  SMP/MTs, SMA/SMK/MA

Pendopo,  Selasa, 8 Agustus 2017, pk. 07.30 lomba geguritan tingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MA

Pendopo (start/finish), Selasa-Kamis,  8-10 Agustus 2017, pk. 07.30 gerak jalan (pa/pi) tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, UMUM

Pendopo, Rabu, 9 Agustus 2017, pk. 07.30 lomba Mocopat tingkat SD/MI

Pendopo sekitarnya,  Kamis,  10 Agustus 2017, pk. 07.30 Lomba musikalisasi puisi tingkat SMA/SMK/MA

Pendopo,  Kamis,  10 Agustus 2017, pk. 07.30 Lomba mocopat tingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MA

Pendopo,  Jumat,  11 Agustus 2017, pk. 05.00 Semaan Al Qur'an

Stadion Menak sopal,  Jumat-Minggu,  11-13 Agustus 2017, pk. 07.30 pertandingan sepakbola SSB usia 12 tahun

Ethnic Carnival (jaranan, tiban, hadrah dll), Sabtu,  12 Agustus 2017, pk. 08.00, start : jl. Ronggo Warsito, jl. RA Kartini, jl. Panglima Sudirman, jl. Basuki Rahmat, jl. Pattimura, jl. J. A. Soeprapto, jl. Diponegoro, jl. HOS Cokroaminoto, alun-alun, finish di pendopo.

Pendopo,  Sabtu,  12 Agustus 2017, pk. 07.30 lomba menyanyi solo "Pahlawan merdeka" tingkat SMP/MTs

Panggung alun-alun,  Sabtu,  12 Agustus 2017, pk. 16.00 Parade band merah putih

Pop Culture Parade (mobil hias, balon tokoh pewayangan, fashion), Minggu,  13 Agustus 2017, pk. 09.00, start : jl. Ronggo Warsito, jl. RA Kartini, jl. Panglima Sudirman, jl. Basuki Rahmat, jl. Pattimura, jl. J. A. Soeprapto, jl. Diponegoro, jl. HOS Cokroaminoto, alun-alun, finish di pendopo.

Pendopo,  Minggu,  13 Agustus 2017, pk. 07.30 lomba menyanyi solo "Pahlawan merdeka" tingkat SMA/SMK/MA

BLK,  Minggu, 13 Agustus 2017, pk. 20.00 Renungan suci khusus paskibraka

Panggung alun-alun,  Minggu, 13 Agustus 2017, pk. 19.00 pentas seni sekolah tingkat SD/MI

Pendopo,  Senin,  14 Agustus 2017, pk. 19.00 pengukuhan paskibraka

Panggung alun-alun,  Senin,  14 Agustus 2017, pk. 19.00 pentas seni sekolah tingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MA

Lapangan Boy futsal,  Senin-Rabu,  14-16 Agustus 2017, pk. 07.30 pertandingan futsal tingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MA

Panggung alun-alun, Selasa, 15 Agustus 2017, pk. 19.00 entas seni sanggar

Pendopo,  Kamis, 17 Agustus 2017, pk. 16.30 resepsi kenegaraan

Gedung utama sport centre,  Jumat-Minggu, 18-20 Agustus 2017, pk. 07.30 pertandingan sepak takraw tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA

Alun-alun Trenggalek, Sabtu-Rabu, 19-30 Agustus 2017, pk. 16.00-22.00 Pasar rakyat

Alun-alun Trenggalek, Sabtu-Rabu, 19-30 Agustus 2017, pk. 16.00-22.00 parade kuliner lawas dan festival warkop

Pendopo,  Senin, 21 Agustus 2017, pk. 07.30 parade keroncong anak-anak

Pendopo, Sabtu, 30 Agustus 2017, pk. 20.00 pagelaran wayang gagrak yogyakarta

Stadion Menak sopal,  Sabtu,  30 Agustus 2017, pk. 19.00, Pentas rock dut (OM. Apache

DPD Golkar,  Senin-Rabu,  21-23 Agustus 2017, pk. 07.30 pertandingan tenis meja SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA

Alun-alun Trenggalek,  Minggu-Rabu,  20-23 Agustus 2017, pk. 16.00-22.00, Pasar Rakyat (unggulan produk UMKM) dimeriahkan JIKUSTIK Band

Pendopo,  Selasa-Kamis,  22-24 Agustus 2017, pk. 19.00 lomba menyanyi tembang kenangan untuk umum

Alun-alun,  selasa-jumat,  22-25 Agustus 2017, pk.  Pameran perupa,  pusaka dan kerajinan

Alun-alun,  Rabu,  23 Agustus 2017, pk. 19.00 pentas hiburan oleh Sodiq dkk

Pawai drum band tingkat TK/Paud, Kamis,  24 Agustus 2017, pk. 07.30 start : kantor Kecamatan Trenggalek, jl. Panglima Sudirman, alun-alun, finish pendopo

Pawai drum band tingkat SD/MI, Kamis,  24 Agustus 2017, pk. 12.00 start : kantor Kecamatan Trenggalek, jl. Panglima Sudirman, alun-alun, finish pendopo

Alun-alun,  Jumat, 25 Agustus 2017, pk. 20.30 pesta kembang api.

Alun-alun,  Jumat, 25 Agustus 2017, pk. 20.30 pagelaran wayang kulit pepadi

Lapangan sumbergedong,  Jumat-Sabtu,  25-26 Agustus 2017, pk.  07.30 pertandingan panahan tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA

Pawai drum band tingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MA, UMUM,  Sabtu,  26 Agustus 2017, pk. 12.00  start : jl. Ronggo Warsito, jl. RA Kartini, jl. Panglima Sudirman, jl. Basuki Rahmat, jl. Pattimura, jl. J. A. Soeprapto, jl. Diponegoro, jl. HOS Cokroaminoto, alun-alun, finish di pendopo.

Panggung alun-alun,  Sabtu-Selasa,  26-29 Agustus 2017, pk.  19.00 festival turonggo yakso umum

Panggung alun-alun,  Minggu-Selasa,  27-29 Agustus 2017, pk.  08.00 festival turonggo yakso tingkat sekolah

Gedung serbaguna kelutan,  Minggu-Rabu,  27-30 Agustus 2017, pk. 07.30 pertandingan bulu tangkis pelajar dan umum

Pendopo sekitarnya,  Rabu-Kamis,  30-31 Agustus 2017, pk. 07.00 pertandingan olahraga tradisional (panjat pinang,  egrang, terompah) umum

Pendopo,  Kamias,  31 Agustus 2017, pk. 08.00  Kirab pusaka dan prosesi hari jadi

Nah, itu tadi adalah jadwal PPHBN Kabupaten Trenggalek Tahun 2017, d bulan agustus Trenggalek selalu sibuk dengan banyaknya agenda kegiatan. Selamat datang ya guys.

Minggu, 28 Mei 2017

Download PERDA APBD, RKA Kabupaten Trenggalek

Dalam rangka melaksanakan Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah, Pemerintah Kabupaten Trenggalek membuat web yang berisi tentang dokumen dokumen keuangan dan rencana kerja pemerintah supaya dapat diakses oleh semua orang. Dengan adanya situs ini, kita sebagai rakyat bisa langsung melakukan pengawasan mengenai kerja pemerintah, anggaran yang dihabiskan dalam masa satu tahun serta pendapatan kabupaten Trenggalek dalam periode satu tahun.

Dokumen ini bisa langsung di download, namun belum lansung bisa diolah menggunakan excel. File yang dipublish merupakan file yang memiliki format PDF. Oke langsung saja sedot filenya

Ringkasan Rencana Kerja dan Anggaran SKPD

1. Ringkasan RKA SKPD Tahun 2013 (Download di sini)
2. Ringkasan RKA SKPD Tahun 2014 (Download di sini)
3. Ringkasan RKA SKPD Tahun 2015 (Download di sini)
4. Ringkasan RKA SKPD Tahun 2016 (Download di sini)
5. Ringkasan RKA PAPBD Tahun 2016 (Download di sini)
6. Ringkasan RKA SKPD Tahun 2017 (Download di sini)

Ringkasan Rencana Kerja dan Anggaran PPKD

1. Ringkasan RKA PPKD Tahun 2013 ( Download di sini )
2. Ringkasan RKA PPKD Tahun 2014 ( Download di sini )
3. Ringkasan RKA PPKD Tahun 2015 ( Download di sini )
4. Ringkasan RKA PPKD Tahun 2016 ( Download di sini )
5. Ringkasan RKA PPKD Tahun 2017 ( Download di sini )

Rancangan Perda APBD

1. Raperda APBD Tahun 2013 (Download di sini)
2. Raperda APBD Tahun 2014 (Download di sini)
3. Raperda APBD Tahun 2015 (Download di sini)
4. Raperda APBD Tahun 2016 (Download di sini)
5. Raperda APBD Tahun 2017 (Download di sini)

Raperda tentang Perubahan APBD

1. Raperda APBD-P Tahun 2013 (Download di sini)
2. Raperda APBD-P Tahun 2014 (Download di sini)
3. Raperda APBD-P Tahun 2015 (Download di sini)
4. Raperda APBD-P Tahun 2016 (Download di sini)

Perda APBD Kabupaten Trenggalek

1. Perda APBD Tahun 2013 ( zip )
2. Perda APBD Tahun 2014 ( Zip )
3. Perda APBD Tahun 2015 ( Zip )
4. Perda APBD Tahun 2016 ( rar )
5. Perda APBD Tahun 2017 ( rar )

Perda tentang Perubahan APBD Kabupaten Trenggalek

1. Perda APBD-P Tahun 2013 ( Zip )
2. Perda APBD-P Tahun 2014 ( Zip )
3. Perda APBD-P Tahun 2015 ( Zip )
4. Perda APBD-P Tahun 2016 ( rar )


Sabtu, 11 Juni 2016

Disfungsi Media Online Humas Trenggalek

Hubungan masyarakat atau biasa disebut dengan istilah humas adalah praktik mengelola penyebaran informasi antara individu atau organisasi dan masyarakat. Sebagai sebuah profesi seorang atau lembaga Humas bertanggung jawab untuk memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi.

Begitu juga dengan Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Hubungan masyarakat pemerintah atau humas pemerintah adalah lembaga humas dan/atau praktisi humas pemerintah yang melakukan fungsi manajemen dalam bidang informasi dan komunikasi yang persuasif, efektif, dan efisien untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan publiknya melalui berbagai sarana kehumasan dalam rangka menciptakan citra dan reputasi yang positif instansi pemerintah. Dalam sebuah organisasi pemerintahan (daerah), humas sering diposisikan sebagai corong atau suara dari pimpinan Pemerintah Daerah dalam hubungannya dengan publik, sehingga menjadi posisi yang terhormat, tinggi, strategis, dan sekali melekat kemampuan dan tanggung jawab.

Bidang Humas Trenggalek memiliki beberapa sarana kehumasan yang biasa digunakan untuk memberikan infromasi kepada masyarakat yang ada di Trenggalek. Pada artikel saya kali ini akan menyoroti sarana yang digunakan Humas Trenggalek dalam bentuk media online. Kenapa media online? karena selama ini dari situlah saya mengetahui bahwa Humas Trenggalek telah melakukan pekerjaan dalam bidangnya yaitu menginformasikan apa-apa yang menjadi kegiatan pemerintah Kabupaten Trenggalek. Dan hanya dari media online ini saya tahu apa yang dilakukan oleh pemerintah Trenggalek.

Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Trenggalek, memiliki media online yang sejak tahun 2009 lalu telah melakukan upaya informatif kepada masyarakat. Alamat blognya (bukan websites) ada di http://humas-trenggalek.blogspot.com. Dari analisa yang saya peroleh dari intenet, tidak ada perkembangan berarti dari blog ini, semenjak 2009 dibuat, baru pada tanggal 23 juli 2013 web ini tercapture web.archive.org, dan dari tanggal 23 juli 2013 sampai sekarang, web ini masih saja memiliki tampilan yang sama, hanya saja ada perubahan pada kolom komentar yang semula menggunakan kolom kometar bawaan blogspot, kini telah berubah menjadi disqus.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah, kenapa Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Trenggalek masih saja mempertahankan domain blogspot.com? kenapa mereka tidak melakukan perubahan, misalnya mengganti domain dengan top level domain? apakah mereka masih ingin mempertahankan keotentikan blog sesuai saat pertama kali dibuat atau karena mereka nyaman dengan kondisi blog seperti sekarang ini?

Yang jelas, blog Humas Trenggalek masih menggunakan blog gratisan dari google, yang bisa jadi ketika google melakukan perubahan kebijakan untuk menghapus blogpsot, maka habislah sudah informasi yang pernah ditulis oleh Humas Trenggalek, ya meskipun informasinya kadang salah dan tidak terlalu bagus, tapi sebagai blogger, saya akan merasa sedih jika artikel sejumlah 2184 post (saat artikel ini ditulis) yang telah mereka tulis akhirnya hilang. Bagaimanapun juga kita adalah sama-sama blogger.

Mari kita hitung anggaran yang digunakan oleh Humas Trenggalek untuk memelihara situs http://humas-trenggalek.blogspot.com: Biaya domain Rp. 0, Biaya hosting Rp. 0. Biaya template Rp. 0, Biaya penulis Rp. 200.000/artikel (ini hanya asumsi). Jadi sejak tahun 2009 lalu hingga sekarang, sama sekali tidak ada biaya yang dikeluarkan untuk membuat blog dan merawatnya. Dan semoga saja dalam laporan keuangan mereka tidak ada kata-kata biaya pengeluaran untuk perawatan website (yang sebenarnya blog).

Itu masalah pembiayaan, Humas ternyata sangat pandai menghemat biaya untuk suatu hal penting, mungkin saja falsafah yang mereka pakai adalah "yang penting informasinya sampai", dan untuk urusan human interface, itu urusan paling belakang. Nah kalau asumsi saya ini benar, maka saya sebagai blogger akan langsung angkat tangan, idealisme mereka dalam mempertahankan blog gratisan bisa diacungi jempol (tapi ke arah bawah).

Di tahun 2016, dengan hadirnya dua mantan vokalis band yang sekarang menjadi Bupati dan Wakil Bupati (saya tekankan, sebutan vokalis band itu tidak jelek), ada semangat membara menjadikan Trenggalek sebagai smart city dengan mengusung berbagai konsep media virtual yang mereka katakan sangat ciamik. Muncullah trenggalek-membangun.go.id (semua trenggalekmembangun.id). Salah satu media kebanggaan Pak Bupati dan Wakil Bupati dan tentu kebanggan bagi yang mempunyai ide tersebut. Jika dibandingkan dengan media tersebut, http://humas-trenggalek.blogspot.com seperti menghadapi sakaratul maut. bagi para blogger dan para mastah, ini merupakan ketimpangan yang sangat ketara. Disisi lain pemerintah ingin memiliki wes profesional, disisi lain pemerintah masih sangat demen dengan tampilan standar blogspot. Itu saya analogikakan seperti ini, di sisi lain mereka memakai pakaian lengkap dan rapi, disisi lain mereka masih ada yang pakai cawet. Sungguh sebagai blogger saya merasa terharu.

Bukan bermaksud saya sombong dan keminter, dari 2009 sampai sekarang bukan waktu yang singkat, seharusnya, http://humas-trenggalek.blogspot.com yang relatif memiliki umur lebih panjang dari pada trenggalek-membangun.go.id, seharusnya lebih mampu untuk berdikari dan membuat website (bukan hanya blog) yang berkelas dan mampu menjadi media informasi kinerja pemerintah Trenggalek, bukan malah menjadi menurunnya kualitas.

Yuk sekarang kita cek kualitas http://humas-trenggalek.blogspot.com.
  1. Untuk kecepatan blog berdasarkan analisa google PageSpeed Insights, jika dibuka melalui komputer memiliki nilai 67/100, sedangkan jika dibuka dari handphone memiliki nilai 73/100. Artinya blog ini belum memiliki loading blog yang diharapkan pengguna. Mungkin terlalu banyaknya JavaScript dan CSS yang memblokir perenderan di konten paruh atas. 
  2. Untuk template yang digunakan masih standar dengan penambahan menu navigasi dan slideshow, template yang digunakan bernama Ethereal didesain oleh: Jason Morrow dengan alamat jasonmorrow.etsy.com. 
  3. Blog ini sudah mobile friendly, artinya sudah responsif, jadi bisa adaptasi dengan ukuran layar. (tepuk tangan) 
  4. Belum memakai top level domain, seharusnya kalau punya pemerintah memakai domain .go.id (kalau mau bagus yang memang kudu ngono) 
  5. Dari sisi artikel, terkadang terjadi kesalahan fatal, seperti menulis “bidaya menulis itu sudah ada sejak zaman prasejarah” untuk url artikel ini ternyata sudah dihapus, padahal dengan melakukan ralat saja sudah apik. 
  6. Kurang menarik (ini pandangan dari saya sebagai pengguna).

Menurut hemat saya, karena saya ini adalah orang yang sangat cinta terhadap Trenggalek dan menginginkan yang terbaik dari yang baik, maka ada usul rembuk yang ingin saya sampaikan.
  1. Akan lebih baik mengganti domain blogspot.com dengan top level domain go.id 
  2. Menghosting sendiri konten sekaligus menjelma dari blog ke websites, biar humasnya itu ketara dan bagus 
  3. Membeli template yang bukan gratisan, atau silahkan adakan sayembara untuk para web design Trenggalek untuk membuat template yang berkelas. Labih bagusnya silahkan berkolaborasi. 
  4. Untuk penulis konten, lebih bagus kalau memang ahli dalam bidang tulis menulis. Ingat lo humas itu bertugas menginformasikan kabar sekaligus merayu masyarakat supaya antusia dengan pemangku kebijakan. So, jangan memaksa untuk membuat sebuah berita kalau memang tidak layak untuk dikonsumsi umum 

Tulisan ini bukan untuk mengejek, apabila kata-kata saya ini kurang berkenan ya itulah aslinya diri saya sendiri, saya tidak berusaha untuk menjadi siapapun, termasuk pak soekarno. Mutlak saya hanya ingin supaya Trenggalek layak untuk dipandang dari sisi manapun. Malu lo rasanya kalau ada para blogger mengatakan, itu media-media yang ada di Trenggalek beneran seperti itu?

Cinta itu tidak harus memuji, adakalanya cinta itu diwujudkan dalam bentuk kritik. Kalau tidak mau dikritik, silahkan ke nyebur di laut sana saja. CMIIW.

Kamis, 02 Juni 2016

nggalek.co - Media dari Trenggalek yang Berani Tampil Beda

Nggalek adalah sebutan lain dari Trenggalek, kabupaten yang berada di seberang Australia ini berbatasan langsung dengan kabupaten Tulungagung (sebelah timur), kabupaten Ponorogo (sebelah utara), Kabupaten Pacitan (sebelah barat) dan samudera hindia (sebelah selatan).

Berdasarkan uraian di atas, dengan mengambil nama pendek dari Trenggalek, yakni nggalek, maka beberapa orang Trenggalek yang pernah ngopi bersama (Ceritanya di sini: Sepuluh Cangkir Kopi Hitam Untuk Trenggalek) akhirnya menggunakan nama nggalek sebagai nama media daring nggalek.co. Lebih dari itu, nggalek.co diciptakan untuk berbagi informasi yang dapat dibaca dan ditulis oleh siapa saja (khususnya warga Trenggalek).

nggalek.co lebih menonjolkan kualitas jurnalisme daring dari pada sekedar media berbagi informasi, mengingat sudah banyak media yang lebih menonjolkan sisi kabar dari pada sisi jurnalismenya, hal ini bisa dipahami bahwa, Trenggalek mempunyai SDM yang bisa dikatakan handal dalam hal jurnalisme. Sumber daya manusia tersebut kini sebagian menjadi pelopor literasi yang ada di Trenggalek, sebut saja Bonari Nabonenar dan Misbahus Surur, mereka adalah orang-orang yang sudah cukup familier dengan dunia baca dan dunia tulis.

Jurnalisme daring adalah sebuah metode baru penyajian informasi dan fakta dengan menggunakan bantuan atau perantara teknologi internet. Dengan dibuatya media nggalek.co bisa dikatakan sebagai media online yang dapat memfasilitasi warga Trenggalek yang mempunyai bakat menulis dan beropini. Semakin banyak orang-orang Trenggalek baik yang sedang ada di Trenggalek maupun di luar Trenggalek yang menulis tentang Trenggalek, semakin besar peluang Trenggalek untuk dikenal lebih luas lagi.

Yang menarik dari Nggalek.co adalah penyajian informasinya ditata secara apik dan terperinci dengan menggunakan kaidah jurnalisme. Setiap artikel dikelompokkan berdasarkan kategori. ini membuat nggalek.co berbeda dengan situs berita online lainnya dan yang membuatnya unik adalah penggunaan kata-kata dan tata Bahasa disesuaikan dengan istilah lokal yang popular di Trenggalek. Dengan ini para pembaca mudah paham dengan informasi yang disampaikan oleh nggalek.co.

Kendati masih berumur 2 bulan, namun artikel yang disajikan sudah lebih dari 60 artikel, Bisa dikatakan bahwa setiap hari nggalek.co memposting artikel yang berkualitas. Bahkan menurut kabar terbarunya, nggalek.co membuka satu kategori lagi yaitu kategori cerita pendek. 2 bulan di publish sudah memiliki lebih dari 20 penulis yang secara aktif mengirimkan tulisannya. Dengan begini, para penulis Trenggalek yang sebelumnya tidak terlalu terlihat, kini semakin terlihat. Ternyata Trenggalek memiliki banyak penulis.

Sabtu, 14 Mei 2016

Bajigur! Orang Korea Nyuwun Supaya Bioskop ada di Trenggalek

Bajigur temenan pokok e, ada anak muda Trenggalek yang ngebet banget supaya Trenggalek punya bioskop lagi. Sampek-sampek salah satu orang korea bernama So Eun Kim diminta untuk nyuwun bioskop melalui video yang diunggah di chanel youtube.

Sebenarnya beberapa waktu yang lalu juga ada salah satu pemuda Trenggalek yang membuat petisi melalui petisionline.net yang ditujukan kepada Bupati Trenggalek supaya mau membuat gedung bioskop serta perlengkapannya di Kabupaten Trenggalek.

Ada-ada saja permintaan anak muda jaman sekarang ini, jangan-jangan nanti kalau ada anak muda yang sudah lama menjomblo juga membuat petisi kepada Bupati supaya mau mencarikan dia jodoh. Atau menyuruh temannya dari Australia (misalnya) untuk membuat video yang isinya supaya bapak-bapak dan ibu-ibu yang punya anak ganteng atau cantik mengikhlaskan anaknya untuk dinikahi.

Jane iki kerjaane sopo to? kok kreatif dan tidak menjemukan.


Yang pasti bioskop belum ada di Trenggalek. Jadi, saat ini kalau orang Trenggalek pengen nonton bioskop, lokasi paling dekat yang ada bioskopnya ya ke Tulungagung. Jadi menurutku ya wajar-wajar saja kalau mereka minta. Namanya juga minta, dikabulkan ya syukur kalau tidak dikabulkan ya mohon bersabar saja. Opo rumangsamu mung bioskop wae seng penting?

Tapi yang membuat saya nggumun seribu nggumun itu, So Eun Kim ki benar-benar orang Korea to? Kok paseh betul bicara jowo.

Jadi setelah saya telusuri, ternyata video yang di unggah ke youtube tersebut merupakan hasil karya dari pemilik akun Mohax asli orang Trenggalek bekerjsama dengan gadis korea bernama So Eun Kim. So Eun Kim ini adalah orang korea asli yang pernah kuliah di Jakarta sono. Jadi layakno sudah faseh bahasa Indonesia dan Jawa.

Saya acungi jempol untuk kreatifitas mereka ini, membuat teks untuk bahan bicara itu juga sulit, butuh mikir tenan, dan mungkin malah bisa menghabiskan satu cangkir kopi dan beberapa bungkus udud. Tapi untuk masalah minta bioskopnya, saya tidak melu-melu lo ya. La wong saya ini tipikal orang yang lebih senang nonton film melalui lepi dari pada di bioskop, soalnya gratis cooi. Jadi beroo, sudah segede ini belum pernah saya nonton film di bioskop, sumpah.

Jumat, 01 April 2016

Lokasi Hotel Di Trenggalek

Hotel di Trenggalek emangnya ada? mbahmu kui, meskipun sudah berulang kali orang mengatakan kalau Kabupaten Trenggalek ini kecil, miskin, makanannya gaplek dan penghuninya suka baper, tapi Trenggalek punya Hotel, meski belum ada yang bintang 5, meski belum bintang 4, tapi minimal sudah ada tempat untuk singgah.

Ada sekitar 7 hotel di Trenggalek, baik yang sudah layak untuk disebut hotel maupun yang masih layak untuk disebut penginapan. simak ya:

1. HOTEL WIDOWATI (Trenggalek Kota)

Lokasi Hotel Widowati
Berlamatkan di Jl. Soekarno – Hatta No. 19 Ngantru Trenggalek – Jawa Timur, bisa memesan kamar melalui Telp / Fax :(0355) 791109 – 085 234 424 442 atau di Email : hotelwidowati@yahoo.com.

2. HOTEL HAYAMWURUK (Trenggalek Kota)

Lokasi Hotel Hayam Wuruk
Alamat: Jl. Hayam Wuruk No.20, Ngantru, Kec. Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur
Telepon:(0355) 792520

3. HOTEL BUKIT JAAS PERMAI (Trenggalek Kota)

Lokasi Hotel Bukit Jaas Permai
Terletak di Desa Tamanan, Kec. Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur, Konsep hotel ini menyatu dengan area perbelanjaan sera wahana bermain untuk anak-anak. Memeliki beberapa gedung pertemuan.

4. HOTEL GOTONG ROYONG (Trenggalek Kota)

Lokasi Hotel Gotong Royong
Alamat: Jl. Dewi Sartika, Sumbergedong, Kec. Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur

6. HOTEL LOGANO (Prigi - Watulimo)

Lokasi Hotel Logano - Watulimo
Alamat: Pantai Karanggongso, Watulimo, Trengggalek, Jawa Timur, Telepon:(0355) 551272

7. HOTEL PRIGI & RESORT (Watulimo)

Lokasi Hotel Prigi & Resort
Alamat: Jl. Raya Pantai Prigi, Watulimo, Jawa Timur, Telepon:(0355) 551180

8. HOTEL RATU (Panggul)
Lokasi Hotel Ratu - Panggul
Alamat: Jl. Wonocoyo Panggul, Wonocoyo, Panggul, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur

Sebenarnya masih banyak penginapan yang ada di Trenggalek, namun untuk saat ini belum masuk di Peta Google. Jadi bagi anda yang kebetulan menjadi pengelola hotel di Kabupaten Trenggalek, jika menginginkan hotelnya dikenal, bisa langsung menghubungi kami. Tidak hanya itu, jika anda menginginkan pemasaran, saya siap untuk diajak kerjasama. Thanks

Jumat, 18 Maret 2016

Ereksilah Trenggalek Ku

Supaya tidak gagal paham dan salah paham serta salah komentar, saya akan menjelaskan arti kata "ereksi" dalam prespektif ku sendiri. Tidak perlu memakai penjabaran wikipedia atau KBBI, karena dasarnya kata "ereksi" jelas diterjemahkan ke dalam kalimat yang berhubungan dengan "anu". jadi tidak usah saya membahas tentang anu di sini, apalagi anu mu dan anu ku juga

Ereksi secara harfiah (ojo dibantah) bisa diartikan sebagai ungkapan atas kondisi yang siap tempur ketika mendapatkan sinyal. Sinyal bisa didapat dari obyek hidup maupun obyek tidak hidup. Ereksi inilah yang pada akhirnya menyebabkan si empunya menjadi lebih siap siaga dalam merespon sinyal.

Ah Mas Trigus ngawur, berani-beraninya mengaburkan arti kata yang jelas-jelas sudah disepakati artinya oleh kebanyakan orang. Tidak mengapa kawan, anggap saja "edan" ku sedang kambuh, jadi saya tekankan lagi, tulisan ini hanya bersifat hiburan semata, rada ngglayem, tapi percayalah ada makna yang terkandung pada tulisan ku ini.

Jauh-jauh hari, seorang Nurani soyomukti pernah menyumbangkan sebuah tulisan ke blog mastrigus.com, yang intinya, dia menyatakan pada saat ini, Trenggalek menghadapi moment kebangkitan. Entahlah kebangkitan macam apa yang dimaksudkan olehnya, yang jelas, meskipun pada paragraf-paragraf awal dituturkan tentang bagaimana kondisi real birokrasi yang ada di Trenggalek, namun pada paragraf terakhir dia menuliskan tetang angin segar yang "mungkin" bisa memberikan simpiratif (baca=inspiratif) bagi bumi minak sopal.

Corongnya sudah jelas, jadi tidak perlu saya katakan secara langsung (di sini), ada harapan besar dari para penghuni Trenggalek akan performance dari figur yang menjadi corong. Meskipun menurut pandangan saya, harapan tersebut masih berbentuk harapan semata, belum ada efek signifikan yang bisa dilihat. Namun setidaknya sebuah harapan masih lebih baik, ketimbang tidak ada harapan lagi, masih ingat dengan unen-unen pada waktu musim tsunami dulu "manusia masih bisa hidup di tengah lautan selama sebulan meski tanpa nasi, namun manusia tidak mampu melewatinya tanpa harapan" . filosofinya ada pada film In the Heart of the Sea.

Trenggalek harus ereksi, artinya Trenggalek kudu peka dengan realitas yang sedang terjadi, sehingga siap untuk melakukan pembangunan secara total. Oh ya, ngomongin masalah pembangunan, tentu sejak jaman Minak Sopal, kata "pembangunan" sudah di perbincangkan, bahkan dilakukan, 4 abad yang lalu. Buktinya beliau melakukan pembangunan yang sampai saat ini masih bisa dinikmati. Sebut saja Dam Bagong, rawa-rawa yang berhasil diubah menjadi pemukiman, serta Dam (danau buatan) yang dapat mengaliri sawah-sawah warga, makanya Minak Sopal layak disebut sebagai Bapak Pertanian Trenggalek. Pun dengan bupati-bupati lain yang mampu menjadi corong bagi masyarakat, sehingga harapan-harapan akan adanya sosok agent of change benar benar terpenuhi.

Saya berani berkata bahwa apa yang dilakukan oleh "raja-raja" Trenggalek adalah karena mereka mampu "ereksi" dan bisa menempatkan sesuai tempatnya. Tidak hanya berbuih-buih dalam berkata, namun beraksi sesuai apa yang dibutuhkan masyarakat.

Kalau dahulu saja, ada sosok yang mampu mengangkat harkat dan martabat masyarakat Trenggalek dengan ciri khas ereksi masing-masing, tentu sekarang juga bisa, asalkan tidak terlalu banyak kong kalikong dan kasak kusuk. Serta tidak selalu ikut dengan hawa birokrasi yang minim terobosan alias mandeg. Pembagunan dalam arti sebenarnya bukanlah kemustahilan. Bahu-membahu tanpa "membabu" melakukan pembangunan adalah kunci utama menuju Trenggalek berkeadilan nan sejahtera. Bukan hanya slogan "Gemah ripah loh jinawi" namun pada kenyataanya, kota ini masih layak dikatakan sebagai kabupaten miskin dan tertinggal. lalu, ereksinya dimana?

Senin, 14 Maret 2016

Sepuluh Cangkir Kopi Hitam Untuk Trenggalek

"Apakah Trenggalek memiliki media online yang ideal?" Pertanyaan ini muncul sejak saya intensif mempelajari web-blog, kira-kira tahun 2010 yang lalu. Dan sampai saat ini saya belum mendapatkan jawaban.

Tadi malam sengaja saya, kawan-kawan blogger dan penulis Trenggalek punya inisiatif berkumpul bersama sambil ngopi bareng. Tujuan kami adalah sharing masalah blog. Tidak ada tujuan khusus dari pertemuan yang kami gagas ini. Hanya ingin saling mengenal satu sama lain, menceritakan pengalaman Ngeblog juga tukar gagasan sekitar dunia nge-blog.

Awalnya saya merasa canggung, sebagai tuan rumah yang mengundang tamu, tentu risih ketika tujuan mengundang mereka tidak jelas. Lawong ngundang orang kok cuma untuk ngopi dan ngobrol, kan saru! selayaknya mengundang kan harus jelas untuk apa mereka diundang, misalnya undangan untuk yasinan, walimatul aqiqah, atau undangan untuk menghadiri pesta pernikahan.

Berawal dari status Facebook beberapa hari kemarin, kira-kira saya menulis begini "umpama saya mengadakan acara temu Blogger Trenggalek, ada yang mau tidak"? Status yang awalnya tidak terlalu serius itu merupakan keinginan saya untuk mengetahui respon, apakah blogger-blogger Trenggalek ada yang mau berkumpul dan ngopi bareng. Status tersebut ditanggapi oleh mereka, tanggapan yang menunjukkan semangat kebersamaan tentunya.

Malam itu, tepatnya tanggal 12 Maret 2016, sekitar pukul 20.00 WIB di Kantor LPPM PAMA Trenggalek, dengan berbagai proses, kami benar-benar berkumpul, meskipun di antara kawan yang ngebet ada yang tidak hadir. Bermula dari kehadiran 8 orang, kemudian pada pukul 23.00 bertambah menjadi 9 orang. Jumlah yang tidak sesuai dengan kopi pesanan yang berjumlah 10 cangkir.

Asyiknya, ketika 9 orang berkumpul dengan latar belakang masing-masing, obrolan menjadi lebih hidup. Saya masih ingat ketika salah satu peserta bernama Cak Eko menceritakan pengalamannya menjadi blogger, dimulai tahun 1996 hingga sekarang, menulis secara ajek mengenai apa yang dia rasakan, menjadikan blog sebagai tempat berekspresi dan mencurahkan hatinya yang sering galau.

Dari beliaulah, saya tau bahwa di-era 90-an ternyata blog sudah familier bagi para pengguna internet di Trenggalek, meski yang dipakai bukan platform semacam blogspot maupun wordpress. Menurut cerita Cak Edy Penggunaan blog era tersebut bukan menitik beratkan pada cara penggunaan adsense (pengiklan), namun lebih pada kesenangan untuk terhubung dengan komunitas blogger. Saling terhubung dan bisa berkomunikasi dengan blogger lain merupakan capaian dalam membentuk komunitas. Tentu dengan berbagai karakteristik blog masing masing.

Tidak seperti media sosial zaman sekarang yang notabene daftar dan langsung bisa terhubung dan menggunakan, supaya bisa dinikmati, sebuah blog harus di optimasi sesuai dengan kesukaan masing-masing, mulai dari pemilihan template, jenis tulisan yang disuguhkan, guest link yang ditanam, semuanya mengarah pada kreatifitas yang dimiliki. jadi tidak heran jika di jaman dulu blog mempunyai ciri khas sesuai karakter yang dibangun si pemilik.

Jadi menurut saya memang ada perubahan paradigma yang mempengaruhi cara berkomunikasi seseorang dengan menggunakan fasilitas internet. Seperti kata Cak Edy, setidaknya, sejelek-jeleknya tulisan yang diposting di dalam blog, masih ada ide dan pikiran yang dituangkan, jadi tidak sekadar menyebarkan.

Keunikan dari blog zaman dulu adalah, meskipun hubungan komunikasi dalam komunitas blog terbangun dengan baik, namun terkadang tidak saling kenal di kehidupan nyata, walau sebenarnya mereka berada dalam satu daerah yang sama. Cak edy menceritakan dengan gamblang, ada seorang blogger yang mengaku dan mem-branding dirinya sebagai "Cah Ndeso Gaul", postingan-postinganya pun juga banyak memuat unsur "muda" yang gaul dengan gaya tulisan yang sama. Dalam prespektif Cak Edy, "Cah Ndeso Gaul" adalah seoarang pemuda yang berasal dari desa namun selalu update mengenai informasi (baca: tidak gaptek), berpenampilan energik dan aktif berkomunkasi. Karena Cak Edy penasaran dengan orang ini, dia berniat untuk menemuinya.

Tidak ada identitas khusus yang dia ketahui mengenai Cah Ndeso, melainkan hanya petunjuk sederhana, bahkan alamat tempat tinggalnya juga dikaburkan (seperti main detektif saja), proses pencarian pun berhasil, namun tidak seperti yang dipikirkan Cak Edy, si Cah Ndeso bukanlah seseorang seperti yang dia bayangkan. Cah Ndeso ternyata orang tua yang saat itu menjabat sebagai pejabat di Kabupaten Trenggalek (mudah-mudahan dia membaca cerita ini).

Cerita singkat di atas memberikan petunjuk bagi kami bahwa, ada admosfer kental yang tercipta pada komunitas blogger di Trenggalek zaman dulu, nilai kebersamaan sebagai orang yang sama-sama terhubung dengan internet dan menggunakan blog sebagai media komunikasi. Saling terhubung dan bersaing untuk menghasilkan karya tulisan terbaik, berbagi pengalaman antara blogger satu dengan blogger lain. Di zaman itu yang notabene belum terjadi krisis moneter, mereka tidak terlalu berpikir bagaimana cara mendapatkan uang dari internet, akan tetapi mereka lebih menonjolkan sifat, bagaimana mereka dapat terhubung satu sama lain, dengan menunjukkan karakteristik masing-masing.

Zaman memang sudah sangat berubah ya? hentakan-hentakan kapitalis yang kian hari kian menguat tentu sangat mengusyik pendirian kami yang (katakanlah) ingin survive dengan sebuah karya namun tidak terbebani dengan ajakan-ajakan dari para blogger masa sekarang untuk menghasilkan uang dari internet. Meskipun ada godaan-godaan untuk menjadi seorang blogger yang lebih mengutamakan keyword dan SEO ketimbang konten asli dengan data otentik, namun dengan berkumpul dan memahami sejarah blog di kota sendiri bisa dijadikan rujukan bahwa ngeblog bukan hanya sekedar unutk uang, akan tetapi lebih pada penunjukan eksistensi.

Malam semakin larut, pun energi dari masing masing peserta semakin membesar, percakapan ngalor-ngidul selama beberapa jam ini secara tidak langsung memberikan sinyal kepada kami, bahwa, ada cita-cita terpendam yang sejatinya ingin di ungkapkan, bekerjasama dalam sebuah wadah dengan menggunakan keahlian masing-masing untuk membuat sesuatu. Sesuatu itu tidak bisa saya sebutkan disini, yang jelas kami sebagai orang-orang yang pernah menjadi blogger (sampai sekarang) menginginkan untuk mengamalkan pengalaman kami supaya dapat bermafaat bagi orang lain.

Ketika blogger (idealis) kawakan, pengembang website, budayawan, jurnalis, dan pengusaha berkumpul menjadi satu dan mempunyai cita-cita yang sama, tentu tidak menjadi sulit apabila ingin berkarya "menumbuhkan potensi" Trenggalek, meskipun latar belakang kami berbeda, namun sejatinya kami mempunyai cita-cita sama

Semoga kesepakatan kami bisa terwujud. Dan yang tak kalah penting, masih ada secangkir kopi yang lebih, tentu kami sediakan untuk satu orang yang sangat ingin mengabdi di Trenggalek dengan keahlian yang dia miliki. Hem 10 cangkir kopi hitam untuk Trenggalek, saya rasa bukan sesuatu yang lebay. Inilah kami dengan cara pandang kami untuk Kabupaten Trenggalek, doakan kami selalu bisa berkarya. Amin.

Jumat, 11 Maret 2016

Dukun Perut Malidi Trenggalek, Solusi Atasi Kelaparan

Kalau ada orang Trenggalek yang belum pernah merasakan pecel merakyat ala Dukun Perut Malidi berarti cita rasa kuliner-nya masih harus dipertanyakan, bisa jadi dia bukan termasuk orang Trenggalek yang doyan mencari macam-macam kuliner yang ada di Kabupaten Trenggalek, atau bisa jadi dia tidak pernah bepergian ke Kota Trenggalek, meski hanya di seputaran Alon-alon. Sudah banyak yang tau bahwa Dukun Perut Malidi ini merupakan anak cabang dari Counter Perut Malidi, meskipun hanya berupa cabang, namun Malidi Group selalu menyajikan menu makanan dengan ciri khas-nya.

Mbah Malidi memang pintar mengenali selera masyarakat Trenggalek, dengan menu yang relatif sederhana namun mampu membuat pelanggan-nya ketagihan, bagaimana tidak, hanya dengan mengeluarkan uang Rp. 10.000,- pembeli sudah mendapatkan menu spesial Nasi Pecel dengan lauk ikan mas goreng plus segelas es beras kencur segar. Tidak hanya itu saja, yang membuat orang senang datang kewarung ini adalah karena porsi yang diberikan sungguh luar biasa banyak, nggak tanggung-tanggung deh, jadi memang pas sekali jika dukun perut malidi adalah solusi mengatasi perut kelaparan.

Selain nasi pecel spesial, Dukun Perut Malidi juga menyajikan menu-menu yang lain seperti, telur dadar, ikan mas goreng, ayam goreng, dendeng daging, perkedel dan tempe goreng. untuk sayurnya juga ada bermacam-macam seperti sayur lodeh, sayur bening dan sayur bobor. Minumnya juga bermacam-macam, ada es beras kecur, es teh, teh anget, es jeruk, jeruk anget dan kopi. Hem saya kok jadi ngiler yah.

Bagaimana sobat apa perutmu merasa lapar? atau sekarang perutmu sudah mulai lapar? kalau iya silahkan datang ke Dukun Perut Malidi, supaya permasalahan kamu segera teratasi. Dukun Perut Malidi solusi atasi perut kelaparan

Kamis, 11 Februari 2016

Hasil Seleksi Ujian Tulis Petugas Sensus Ekonomi 2016 BPS Kabupaten Trenggalek

SE Ekonomi 2016. Berdasarkan hasil seleksi ujian tulis calon petugas SE 2016 BPS Trenggalek yang diselenggarakan oleh BPS Kabupaten Trenggalek pada Tanggal 4 Februari 2016 di Kampus STKIP Trenggalek, maka telah di keluarkan hasil seleksi tes tulis yang diputuskan melalui Rapat Panitia Rekrutmen dengan No Surat NOMOR: 35034.003/BPS/9284/01/2016.

PESERTA TES YANG LULUS MENJADI PETUGAS SE 2016 Di KABUPATEN TRENGGALEK
  1. Isi dari keputusan panitia Ujian Tulis Calon Petugas SE 2016 BPS Kabupaten Trenggalek yang dikeluarkan pada hari ini Kamis tanggal 11 Februari 2016, memuat beberapa point :
  2. Peserta yang Nama dan Nomor Ujian (NU) nya tercantum dalam lampiran pengumuman ini dinyatakan LULUS UJIAN TULIS dan berhak mengikuti tes selanjutnya (ujian wawancara). 
  3. Peserta yang Nama dan Nomor Ujian (NU) nya tidak tercantum dalam lampiran pengumuman ini dinyatakan TIDAK LULUS UJIAN TULIS dan tidak berhak mengikuti tes selanjutnya(ujian wawancara). 
  4. Jadwal ujian wawancara terlampir 
  5. Peserta ujian wawancara harus sudah hadir dilokasi 10 menit sebelum waktu yang ditentukan untuk mengisi absensi 
  6. Pada saat mengikuti ujian wawancara peserta WAJIB membawa Nomor Ujian (NU) dan/atau kartu identitas Peserta 
  7. Peserta yang tidak hadir pada jadwal yang telah ditentukan dianggap mengundurkan diri (Gugur). 
  8. Kelulusan peserta pada setiap tahapan tes ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi peserta, oleh karena itu panitia tidak bertanggungjawab bila ada pihak-pihak yang memanfaatkan kegiatan diatas dengan memungut biaya atas nama Pejabat/Pegawai BPS Kabupaten Trenggalek maupun Panitia Seleksi Calon petugas SE 2016. 
  9. Keputusan panitia Rekrutmen Calon Petugas SE 2016 tidak dapat diganggu gugat. 
  10. Apabila di kemudian hari ternyata ada kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perbaikan kembali sebagaimana mestinya. 

BACA JUGA: Kisi-Kisi Tes Wawancara Calon Petugas Sensus Ekonomi Tahun 2016

Untuk informasi selengkapnya silahkan lihat file .pdf melalui link dibawah ini, silahkan di download file via Google Drive dan semoga bermanfaat.

HASIL SELEKSI UJIAN TULIS DAN JADWAL UJIAN WAWANCARA CALON PETUGAS SE 2016 BPS KABUPATEN TRENGGALEK DAN JADWAL

Senin, 08 Februari 2016

SAWUAJI PHONE - Dapatkan Kemudahan Jual Beli Handphone Baru dan Bekas di Area Trenggalek

SAWUAJI PHONE. Media sosial memang dapat memberikan keuntungan bagi yang serius dan cerdas serta bijak dalam menggunakannya, banyaknya orang-orang yang bergabung didalam dunia maya ini jelas memberikan kemudahan dalam berkomunikasi antara sesama, mencari dan memberikan informasi kepada khalayak ramai, dan yang tak kalah penting adalah juga bisa digunakan sebagai sarana jual beli secara online. Perkembangan dunia teknologi inilah yang akhirnya mampu dimanfaatkan oleh seorang pemuda asli Trenggalek untuk meraup keuntungan dengan memanfaatkan Facebook sebagai sarana promosi.

Berbekal dari keaktifannya dalam menggunakan media sosial facebook lelaki berambut panjang ini mengawali usahanya dengan membuat group facebook. Ini merupakan pemikiran cerdas dalam menerapkan ilmu marketing berbasis online masa kini. Pria bernama asli Sawuaji ini mengumpulkan masa didalam dunia maya yang dihimpun dalam Grup Facebook bernama FORUM JUAL BELI TRENGGALEK NEW atau lebih beken disebut FORJUTREN yang kemudian dari sinilah sawuaji lebih mendalami kiprahnya dalam bisnis jual beli handphone secara online.

Jual beli itu tidak hanya sekedar mencari untung, akan tetapi juga bisa menambah teman serta membuat mereka selalu puas dengan pelayanan kita

Forjutren sendiri saat ini sudah beranggotakan 77.518 akun yang notabene anggotanya adalah orang-orang asli Trenggalek serta dari kabupaten sebelah. Grup facebook Forjutren dikelola langsung oleh Sawuaji, di support langsung oleh sang istri (Fajar Wulan Alfitri) dan 1 orang rekan kerjanya. Fakta yang bisa disaksikan dari grup ini adalah mampu memberikan kemudahan bagi para anggotanya dalam menjual dan membeli HP baru maupun bekas.

Diawal bisnis jual-beli HP baru dan bekas, Sawuaji memulai dengan sistem transaksi COD (Cash On Delivery), jadi sistem kerjanya adalah, Sawuaji dan anggota yang ingin menjual dan membeli Hanphone baru maupun bekas memberikan informasi langsung di dalam group Forjutren, kemudian jika ada yang berminat kedua orang yang terlibat dalam transaksi tersebut bertemu di lokasi yang telah ditentukan, baru kemudian dilokasi tersebut mereka melakukan cek dan ricek kondisi barang sampai terjadinya Deal jual dan beli. mastrigus.com sendiri juga pernah melakukan COD dengan sawuaji, ternyata orangnya sangat blak-blakan dalam menentukan harga.

Berbekal dari keuletan, komitmen serta mengedepankan sikap continues dalam berbisnis kini Mas Sawuaji menerima hasil keringatnya. Konter HP bernama SAWUAJI PHONE PHONE & CAFE yang berada di sekitaran GOR Minak Sopal telah menjadi saksi atas keberhasilannya. Luar biasa.

Beberapa waktu yang lalu mastrigus.com melakukan wawancara langsung dengan Mas Sawuaji, dalam melakukan bisnis jual beli Handphone ini intinya harus melakukan hal-hal berikut ini:

  • Jujur dan Ramah kepada pelanggan
  • Mampu memberikan rekomendasi handphone yang paling pas untuk calon pembeli menyesuaikan dengan budget atau keinginan.
  • Memberikan harga bersaing bahkan bisa lebih murah dari toko lainnya
  • Memberikan kepuasan kepada pembeli pertama supaya kembali lagi.
  • Memberikan kemudahan kepada pembeli jika ingin menjual kembali handphonenya apabila sudah bosan.
  • Membeli handphone bekas pelanggan dengan harga yang tinggi
  • dan yang paling cocok buat saya adalah komentar yang ini "jual beli itu tidak hanya sekedar mencari untung, akan tetapi juga bisa menambah teman serta membuat mereka selalu puas dengan pelayanan kita"

Sawuaji memang bukan satu-satunya orang di Trenggalek yang berjualan Handphone baru dan bekas, namun dengan memperhatikan prinsip-prinsipnya dalam berjualan saya sangat merekomendasikan nya untuk anda apabila ingin membeli atau menjual HP. So apa saja kelebihan dari Sawuaji Phone ini:

  • Layanan Chating Via Facebook langsung dengan orangnya, temukan disini atau Istrinya disini
  • Pesan HP Mudah
  • Perbandigkan harga dengan toko lain
  • Menerima Jual Kembali handphone anda
  • Layanan purna jual yang sangat bertanggung jawab
  • Harga Murah
  • Melayani COD
  • Anda bisa langsung datang ke konternya sambil menikmati wifi gratis serta kopi panas (tidak free)

Jadi kawan-kawan yang berada di Kabupaten Trenggalek, apabila anda ingin membeli atau menjual handphone baru maupun bekas, segera hubungi Sawuaji Phone. Manfaatkan kemudahan berbelanja HP hanya di SAWUAJI PHONE

Selasa, 19 Januari 2016

KHUSUS AREA TRENGGALEK! Bisnis COC yuk, Cokelat Nikmat yang Bakal Memberimu Banyak Keuntungan

Chocolate Our Choices atau lebih ngetrend disingkat COC adalah produk makanan dan minuman dari bahan baku coklat yang coklatnya diambil langsung dari kampung coklat - Blitar. Namun Brand COC sendiri adalah murni hasil ide dari seorang pemuda asli Trenggalek bernama GANDY PANAMA (Pemilik Brand Chocolate Our Choices). So Coklat yang berasal dari kampung coklat Blitar kini sudah hadir di Trenggalek.
Siapa yang tidak kenal dengan produk makanan dan minuman yang satu ini, coklat. Makanan dan minuman yang dihasilkan dari tanaman kakao ini menjadi primadona hampir semua golongan usia. Jangankan anak-anak, orang dewasa pun menjadikan makanan dan minuman ini sebagai favorit mereka . Tau nggak? ternyata coklat banyak mengandung manfaat bagi kesehatan loh.

Beberapa kandungan cokelat seperti kafein, theobromine, methyl-xanthine, dan phenylethylalanine dipercaya dapat memperbaiki mood dan mengurangi kelelahan, sehingga bisa digunakan sebagai anti-depresan. Dalam dosis kecil, kafein dalam coklat akan memberikan manfaat untuk mencegah kelelahan kronis. Manteb.

Profil Chocolate Our Choices

Berawal dari kegalauan sang owner bernama Gandy Panama sebagai anak lelaki dari 2 bersaudara yang ingin membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi seorang lelaki sekaligus mahasiswa yang bisa memenuhi kebutuhannya sendiri akhirnya memotivasi dia untuk bisa menciptakan peluang usaha.

Berbagai buku tentang ide bisnis telah dia baca namun sampai tahun 2014 awal dia belum menemukan inspirasi mengenai bisnis yang dia inginkan, sampai-sampai si doi ini berniat untuk menjadi karyawan meskipun didalam hatinya tidak terlalu menginginkan hal itu.

Dengan kegalauan-nya itu dia berangkat ke luar kota dengan niatan untuk mencari ide bisnis yang sesuai. Tempat pilihan jatuh di Kampung Cokelat yang ada di Kabupaten Blitar. Sesampainya disana seperti telah mendapatkan ilham tiba-tiba terlintas dalam benaknya untuk membuat bisnis dengan bahan baku cokelat. 

Dengan tekad yang kuat serta berharap supaya bisa berhasil dengan bisnis ini dia melakukan wawancara dengan berbagai orang, termasuk salah satu pengusaha yang bergerak dalam model bisnis Franchise. Disinilah ia mendapatkan tambahan ide untuk membuat bisnis dari bahan baku cokelat yang di pasarkan dengan model franchise. Dipertengahan tahun 2014 dia benar-benar menjalankan bisnisnya itu, berbekal ketekunan dan keuletan akhirnya dia dapat membuktikan bahwa dia mampu, hingga saat ini tercatat sudah 6 cabang franchise yang ada dibawah kendalinya.